Sistem Kelulusan SNMPTN Harus Lebih Transparan

Saat ini memang salah satu jalur utama masuk perguruan tinggi negeri adalah melalui jalur SNMPTN, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Sistem ini merupakan penerapan sistem Undangan dimana Siswa tidak perlu tes seleksi untuk masuk perguruan tinggi, melainkan menggunakan nilai tiap semester.

snmptn

Namun, penerapan sistem SNMPTN tersebut bukannya tanpa masalah. Kadang beberapa kendala muncul ketika siswa tidak dapat mendaftar padahal memiliki nilai yang memenuhi syarat untuk mendaftar. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta Dr. Ariswan, beliau menegaskan bahwa hal terpenting dalam seleksi SNMPTN saat ini adalah dengan transparansi proses. Hal ini tentunya di awali dari lingkup Sekolah sampai dengan kriteria siswa tersebut.

Beliau juga mengungkapkan bahwa sering mendapat pertanyaan dari beberapa wali murid yang menyatakan bahwa anaknya tidak dapat mendaftar SNMPTN padahal anak tersebut memiliki nilai yang lebih bagus daripada anak lain yang memiliki nilai yang lebih rendah sebagaimana dikutip Okezone dari Kedaulatan Rakyat.

Dalam kesempatan tersebut beliau juga menegaskan bahwa hal ini merupakan Pekerjaan Rumah bersama baik pihak Sekolah maupun Perguruan Tinggi supaya kedepan proses ini dalam berjalan dengan baik sekaligus implementasi nilai integritas dan kejujuran.

sumber : blog.rumahtryout.com

NEWS!!! Hasil SNMPTN Sudah Dapat Di Akses Sekarang

SNMPTN STANSaat ini pengumuman SNMPTN 2013 sudah dapat diakses.

Laman untuk melihat pengumuman tersebut adalah di www.snmptn.ac.id, website resmi penyelenggara Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Siapkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir untuk dapat melihat.

Selamat bagi yang diterima dan semoga itu yang terbaik.

Hasil SNMPTN 2013 Diumumkan Hari Ini

Jadwal pengumuman hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) maju. Dari rencana diumumkan Selasa (28/5), maju menjadi Senin (27/5) besok. Pelamar SNM PTN bisa melihat pengumuman melalui internet besok sekitar pukul 18.00 WIB atau di media massa keesokan harinya.

“Data di upload ke internet setelah ada konferensi pers dengan media masa di ITB (Institut Teknologi Bandung, red),” kata Ketua Umum Panitia SNM PTN 2013 Akhmaloka kemarin. Konferensi pers hasil SNM PTN 2013 digelar sekitar pukul 15.00 WIB.

Pengumuman kelulusan SNM PTN 2013 dibayangi perbedaan data kelulusan siswa antara versi Kemendikbud dengan dinas pendidikan provinsi. Perbedaan itu terjadi hampir di seluruh provinsi. Salah satunya di Sumatera Utara (Sumut). Versi Kemendikbud ada 641 murid SMA dan sederajat yang tidak lulus. Versi Dinas Pendidikan Sumut, yang tidak lulus 2.948 siswa.

Kasus serupa terjadi di Jawa Timur (Jatim). Versi Kemendikbud ada 56 siswa yang tidak lulus. Sedangkan versi dinas pendidikan setempat ada 154 siswa yang tidak lulus. Perbedaan data berpotensi merugikan pelamar SNM PTN. Bukan tidak mungkin ada pelamar SNM PTN yang diyatakan lulus padahal dia tidak lulus SMA.

“Panitia SNM PTN dapat data resmi dari Kemendikbud. Kami tidak mengumpulkan data dari provinsi-provinsi,” seru Akhmaloka.

Rektor ITB itu mengatakan, panitia sedang konsentrasi menyaring pelamar SNM PTN yang sebelumnya sudah di-ranking. Jika ada siswa yang masuk daftar ranking tetapi tidak lulus unas, namanya langsung di-drop alias tidak diterima.

Akhmaloka menyatakan perbedaan data kelulusan siswa sejauh ini tidak mengganggu proses SNM PTN. Untuk mengatasi pontesi ada siswa lulus SNM PTN tetapi yang bersangkutan tidak lulus SMA, panitia punya cara. Yakni, seluruh pelamar wajib membawa bukti kelulusan ketika mendaftar ulang pada 18-19 Juni mendatang. “Pokoknya yang boleh kuliah itu yang sudah lulus atau menamatkan SMA atau sederajat,” tegasnya.

Dari catatan panitia, jumlah pelamar SNM PTN 2013 mencapai 780 ribuan. Sedangkan kuota yang tersedia sekitar 132 ribu kursi mahasiswa baru. Bagi yang tidak lulus SNM PTN, masih punya peluang kuliah di kampus negeri lewat jalur tes tulis atau SBM PTN (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri)

sumber : jpnn.com

Sudah Ada Kandidat Siswa yang Lolos SNMPTN

Sekretaris Umum Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, Rochmat Wahab, mengatakan bahwa pihaknya terus bekerja keras untuk memberikan yang terbaik. Pekan kemarin, proses seleksi untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihan pertama telah selesai dan sudah ada daftar kandidat nama siswa yang berhak atas pilihan pertamanya.

“Setelah ini, akan dibagikan ke rektor universitas yang menjadi pilihan kedua. Karena masih ada waktu untuk itu,” kata Rochmat saat menghadiri Rapat Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Kamis (25/4/2013) malam.

Kandidat yang terpilih saat ini masih didasarkan pada seleksi nilai raport pada semester satu hingga semester lima. Sementara untuk semester akhir akan ditentukan melalui hasil UN. Dengan demikian, kandidat yang terpilih saat ini bisa saja tergeser posisinya apabila yang bersangkutan tidak lulus UN.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Panitia SNMPTN 2013, Akhmaloka, membenarkan hal tersebut. Masing-masing universitas telah menentukan kandidat mahasiswa baru dari anak-anak yang memilih universitas tersebut sebagai pilihan pertama. Namun status saat ini hanya sebatas kandidat, sehingga dapat berubah seketika melihat hasil UN.

“Namanya saja kandidat. Jadi bisa saja tidak diterima jika ternyata tidak lulus UN. Tapi ya kalau nilai semester satu sampai lima bagus, tidak mungkin rasanya tidak lulus UN,” jelas Akhmaloka.

“Kalau ada ketakutan tidak lulus karena kendala teknis, sebaiknya tenang karena kami lakukan berbagai cara agar tidak ada yang dirugikan,” tandasnya.

PTN tampaknya bekerja keras saat ini. Tidak hanya sekadar menyelesaikan pemeriksaan lembar jawab Ujian Nasional (UN), pihak PTN juga tengah sibuk menyeleksi anak-anak yang mendaftarkan diri untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur SNMPTN.

sumber : kompas.com

Konsultasi dan Bagi Info SBMPTN 2013 di Balairung UI

icon_128Universitas Indonesia (UI) bersama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) selaku Panitia Lokal Jakarta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 menggelar SBMPTN Info Day 2013. Acara ini akan digelar, Sabtu (27/4/2013), di Balairung UI Depok, pada pukul 09.00-13.00 WIB.

SBMPTN Info Day 2013 digelar terbuka untuk umum dan tanpa biaya. Hanya saja, calon pengunjung dapat mendaftarkan diri terlebih dulu di laman resmi Humas UI.

Ajang ini bertujuan agar orangtua calon mahasiswa dan calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi negeri memperoleh informasi yang benar tentang tata cara pendaftaran, tips memilih program studi, tips mengikuti ujian, serta tata cara ujian keterampilan SBMPTN.

SBMPTN 2013 akan digelar secara serentak di 62 PTN di seluruh Indonesia dalam dua tahap, yaitu pada tanggal 18-19 Juni 2013 untuk ujian tertulis dan 21 Juni 2013 untuk ujian keterampilan. SBMPTN 2013 terdiri dari tes-tes berikut ini:

1. Tes Potensi Akademik (TPA)
2. Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU), yaitu kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
3. Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek), yaitu kemampuan Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
4. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum), yaitu kemampuan Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
5. Ujian Keterampilan bagi program studi bidang ilmu seni dan keolahragaan:
– Ujian keterampilan bidang ilmu seni terdiri dari tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni
– Ujian keterampilan bidang keolahragaan terdiri dari tes kesehatan dan kesegaran jasmani.

sumber : kompas.com

Hasil UN Jadi Penentu Lulusnya SNMPTN, Aneh!!!

Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemndikbud) bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MR PTN) untuk menjadikan hasil Ujian Nasional (UN) 2013 yang carut-marut sebagai salah satu syarat masuk PTN, terus dipersoalkan.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Sunaryo, saat ditanya terkait rencana ini mengatakan, yang terjadi selama ini hasil UN dijadikan sebagai syarat seseorang masuk PTN. Jika ada pendaftar yang lulus ujian masuk PTN, namun tidak lulus UN, maka digugurkan.

Dia jelaskan, untuk saat ini memang belum dilakukan pembobotan hasil UN sebagai syarat langsung masuk PTN melalui jalur undangan. Karena itu, masih ada peluang untuk mengkaji mekanisme ini, karena pelaksanaan UN 2013 yang kacau.

“Kita masih kaji. Karena secara filosofis kan lain antara UN sebagai achievment test dengan masuk perguruan tinggi sebagai tes yang harus mengandung nilai-nilai prediktif. Lain kan yang diukur,” kata Prof Sunaryo usai audiensi dengan Ketua MK, Akil Muchtar di gedung MK, Jakarta, Rabu (24/4).

Sekali lagi dia tegaskan, kebijakan Kemendikbud dan Majelis Rektor terkait masalah ini harus dikaji lagi, apakah ke depan bisa dilakukan atau tidak.  (fat/jpnn)

 
jpnn.com

SNMPTN 2013, Di UNS Prodi Teknik Informatika Paling Ketat

SOLO—Program Studi (prodi) Teknik Informatika (TI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi prodi yang memiliki tingkat persaingan paling ketat dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 UNS.

Sebab, untuk diterima pada prodi itu, satu calon mahasiswa harus bersaing untuk menumbangkan 130 peserta yang lain. Oleh sebab itu tingkat keketatan pada Prodi TI mencapai 1:130.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2013 UNS, Sutarno, di gedung rektorat, Rabu (27/3/2013), jumlah peminat prodi TI mencapai 3.270.

Sedangkan jumlah yang diterima pada SNMPTN 2013 UNS Prodi TI hanya 25 mahasiswa. Tingkat keketatan kedua diduduki oleh Prodi Manajemen.

Untuk diterima pada prodi itu, satu calon mahasiswa harus bersaing untuk menumbangkan 89 orang atau tingkat keketatannya mencapai 1:89. Jumlah peminat dalam SNMPTN 2013 UNS Prodi Manajemen ada 4.912, padahal yang diterima ada 55 mahasiswa.

Sementara itu, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Solo yang meraih peminat terbanyak, 5.492 orang, tingkat keketatannya hanya mencapai 1:68. Tingkat keketatan Prodi PGSD juga lebih rendah dibandingkan Prodi Akuntansi yang mencapai 1:70. Sedangkan prodi yang menjadi salah satu pilihan favorit peminat, Pendidikan Dokter mencapai tingkat keketatan 1:41.

Pada Tahun Akademik (TA) 2013/2014 ini, UNS total menerima 5.400 mahasiswa jenjang S1 dari tiga jalur, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMBPT). “SNMPTN kuotanya 50 persen dari total mahasiswa yang diterima, SBMPTN kuotanya 40 persen dan sisanya 10 persen dari UMBPT,” jelas Sutarno.

Oleh sebab itu, pada tahun ini UNS akan menerima mahasiswa baru dari jalur SNMPTN sebanyak 2.700 mahasiswa, SBMPTN ada 2.160 mahasiswa dan UMBPT ada 540 mahasiswa. Saat ini, seleksi untuk SNMPTN masih dalam proses dan pengumuman akan dilakukan pada 28 Mei. Pada SNMPTN 2013 UNS, jumlah pendaftar mencapai 85.144 peminat.

sumber : solopos.com

Seleksi Tulis SNMPTN 2013 Tanggal 13 Mei

SNMPTN STAN

Apabila Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini hanya diperuntukkan bagi lulusan 2013, maka lulusan SMA/SMK/MA tahun 2012 atau 2011 yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tidak perlu khawatir. Pasalnya, kesempatan tetap terbuka melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Ketua Umum Panitia SBMPTN 2013, Akhmaloka, mengatakan bahwa jalur yang diluncurkan pada Jumat (15/3/2013) ini berbasis seleksi hasil ujian tertulis dan terbuka bagi siswa yang lulus UN pada tahun 2011 dan 2012 serta bagi siswa yang tak berhasil memperoleh kursi di PTN melalui SNMPTN. Pendaftaran untuk SBMPTN baru akan dibuka pada 13 Mei mendatang dan ditutup pada 7 Juni. Sementara itu, ujian seleksi ini sendiri akan diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada 18-19 Juni.

“Sistem ini kami buka untuk memfasilitasi siswa yang tak lolos SNMPTN tahun lalu atau tahun ini dan juga siswa yang ingin pindah kampus,” kata Akhmaloka saat peluncuran SBMPTN di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Pria yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menjelaskan bahwa berbeda dengan tahun 2012, peserta ujian tertulis kali ini dapat memilih tiga program studi dengan tiga kelompok ujian yang disediakan. Jika pada tahun lalu tiga kelompok tersebut adalah IPA, IPS, dan IPC, maka kali ini terdiri dari kelompok Sains-Teknologi, kelompok Sosial-Humaniora, dan kelompok campuran.

“Sekarang untuk semua kelompok boleh memilih tiga prodi yang diminatinya,” ungkap Akhmaloka.

Untuk SBMPTN sendiri, peserta yang mengikutinya akan dikenai biaya berdasarkan dengan kelompok ujian yang dipilihnya. Pada tahun ini, panitia mematok sebesar Rp 175.000 untuk kelompok sains-teknologi dan kelompok sosial-humaniora, sementara untuk kelompok campuran dibanderol lebih mahal dengan biaya sebesar Rp 200.000.

Sumber : kompas.com